Minggu, 04 April 2010

struktur Tumbuhan


Jaringan meristem : terus menerus membelah.

1. Jaringan meristem primer: pada akar dan batang (menumbuhkan akar dan batang).

2. Jaringan meristem sekunder: berasal dari kambium dan kambium gabus (memperbesar batang).

Jaringan Dewasa: sudah berhenti membelah

1. Jaringan Epidermis: terletak pada bagian terluar.

Fungsi: untuk melindungi jaringan di dalamnya.

2. Jaringan parenkim: terletak pada kulit batang, kulit akar, daging, daun, daging buah, dan endosperm.

3. Jaringan penguat

Fungsi: menguatkan bagian tubuh, terdiri dari kolenkim dan Sklerenkim.

a. Kolenkim: dinding sel mengandung selulosa, penguat pada organ muda dan bagian tubuh yang
lunak.

b. Sklerenkim
mengandung senyawa lignin sehingga keras dan kuat, terdiri dari serabut dan sklereid.

4. Jaringan pengangkut

a. Xilem (pembuluh kayu): mengangkut garam mineraldan air dari akar ke seluruh tubuh.

b. Floem (Pembuluh Tapis): mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh.

5. Jaringan Gabus

Fungsi: melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air.

Pada dikotil: dibentuk oleh kambium gabus atau felogen.

Feloderm: pembentukan jaringan gabus ke arah dalam (sel-sel hidup).

Felem: pembentukan jaringan gabus ke arah luar(sel-sel mati).

OrganTumbuhan


Akar


Akar dikotil
: akar tunggang.

Akar monokotil
: akar serabut.

Tudung akar/Kaliptra
: melindungi ujung akar saat menembus tanah.

Fungsi akar:
1. Menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah.

2. Dapat menyimpan cadangan makanan.

3. Menyerap air dan garam-garam mineral.

Anatomi akar ( dari luar ke dalam)


1. Epidermis: susunan sel rapat dan tebal satu lapis, dinding mudah dilewati air, bulu akar adalah modifikasi sel epidermis akar (memperluas permukaan akar).

2. korteks: terletak langsung di bawah epidermis, susunan sel tidak rapat, sebagian besar tersusun oleh jaringan parenkim.

3. Endodermis: merupakan lapisan pemisah antara korteks dan silinder pusat, sel-sel mengalami penebalan zat gabus pada dindingnya.

4. Silinder pusat: bagian terdalam dari akar.

a. Perikambium: lapisan terluar, akar cabang terbentuk akibat pertumbuhan persikel keluar.

b. Vasis (berkas pembuluh akut): terdiri atas xylem dan floem bergantian menurut jari-jari, antara xylem dan floem terdapat jaringan kambium.

c. Empulur: terletak paling dalam, terdiri dari jaringan parenkim.

Batang

Batang dikotil (dari luar ke dalam):

1. Jaringan epidermis: untuk melindungi jaringan dibawahnya.

Terdiri atas selaput sel yang tersusun rapat.

Pada pertumbuhan sekunder, digantikan oleh lapisan gabusdari kambium gabus.

2. Korteks (kulit pertama)

Terdiri dari beberapa lapis sel: yang dekat dengan epidermis adalah jaringan kolenkim, makin ke dalam adalah jaringan parenkim.

3. Endodermis (kulit Dalam)

Tersusun atas selaput sel. Merupakan lapisan pemisah anara korteks dengan silinder pusat.

Mengandung zat tepung pada angiospermae.

4. Silinser pusat

Merupakan lapisan terdalam dari batang.

Lapisan terluar silinder pusat: perisel/perikambium.

Terdapat xylem dan floem.

Antara xylem dan floem terdapat kambium intervasikuler.

Jaringan parenkim di antara pembuluh angkut akan berubah menjadi kambium intervasikuler.

Kedua kambium membentuk lingkaran tahundengan bentuk konsentris.

Batang monokotil (dari luar ke dalam):

- Epidermis: terdiri dari satu lapis sel.

- batang korteks dan silinder pusat tidak jelas.

- tidak terdapat kambium sehingga batang tidak menebal (membesar).

Daun


Anatomi daun:


1. Epidermis (lapisan terluar).

- Epidermis atas dan bawah.

- Untuk mencegah dan penguapan terlalu besar.

- Dilapisi kutikula.

- terdapat stomata (mulut daun): untuk pertukaran gas dari dan keluar tumbuhan.

2. Parenkim/Mesofil

- Terdiri dari: palisade (jaringan pagar) dan spons ( jaringan bunga karang).

- Mengandung kloroplas.

- Palisade sel-selnya rapat.

- Spons sel-selnya renggang.

- Fotosintetis banyak terjadi di jaringan bunga karang.

3. Jaringan Pembuluh

- Jaringan batang

- Terdapat di dalam tulangdan urat-urat daun.



6 komentar: